dari bau sisa anggur yang dingin itu
telanlah pahit
telanlah luka
dari senja hingga lubuk bunta
kau buat dunia buta
ih perihnya
uh ngilunya readmore-klikjudul
ah resahnya
paku tak terpaku luka lebammu tak akan membiru
takkan ada setetes air mata
takkan ada sepotong luka rasa
hinggap ke tengah dada
mencium mata berliku
kemana perih ini akan lari
ngilu
kemana resah ini akan terbang
risau
mmh
perih ngilu resah risau
berjejer di pinggir mata
pergilah kau ke nisan berhala
kembalikan apa yang telah kau renggut darinya
dalam seteguk dalam setagi
dan setetes air mata ini
sendiri
jampang, 2015
napa pula kau tulis di blog.. kirim ini ke koran. pasti di terima. puisim qeren...
ReplyDeletehaha,, makasih bg,, tapi yang "pasti" itu hanya allah yang tau,, asseek :D
Delete