Saturday, February 13, 2016

Bagaimana Kita Sebagai Remaja Menyikapi Hari Valentine

Pernahkah ente jalan-jalan di Mal, Toko buku-toko buku, pas bulan Februari ini coba deh ente jalan-jalan ke mal-mal, toko buku-toko buku, coba perhatikan di sekeliling ente, diatap-atap atau langit-langit terpampang jelas gambar warna merah jambu, ada yg berbentuk dua buah hati jambu, kayaknya sih meriah banget. Apalagi pas kamu sedang bersama doi, wuih kelihatan romantis tis..tis..tis…

Memangnya, ada apa dengan bulan Februari sih, kok banyak terpampang gambar hati merah jambu?, Di antara meriahnya warna merah jambu terpampang tulisan besar-besar “Happy Valentine Day”, di TV dan readmore-klikjudul
Radio, majalah maupun Koran pun seolah tidak ingin ketinggalan menampilkan iklan Hari Valentine, memanfaatkan isu valentine day dengan menyelenggarakan acara-acara wah, apalagi hal ini juga dimeriahkan dengan remaja putra-putri yang sedang "pacaran".

Ya,, itulah hari valentine. dulu pas SMP sih, ane denger hari valentine. Tapi waktu itu nggak tahu apa sih sebenarnya hari valentine, apa lagi ikut merayakannya.

Pemandangan perayaan valentine day agaknya tidak lah telalu asing di Kota kota besar di Indonesia, seperti Jakarta , Bandung , Surabaya , Yogyakarta, Medan dll. Dimana Remaja putra dan putri, cewek cowok, walaupun masih SMP kelas I sudah kenal yang namanya budaya "setan" ini. Mereka biasanya menghabiskan perayaan ini dengan mengadakan lomba saling merayu antara lawan jenis, saling memberikan bunga, permen kepada pacarnya, ngadain pesta musik tdk peduli disitu terjadi percampuran pria dan wanita non-mahram. Nauudzu billahi min dzaliki.

Yang miris yaitu, aktivitas ini telah menjarah remaja islam, remaja yang diwanti-wanti oleh Nabi Muhammad saw, untuk tidak taqlid kepada cara hidup orang kafir. Untuk selalu mengikatkan perilakunya agar merujuk pada islam, menjadikan halal haram sebagai patokan dalam seluruh perbuatannya, malah larut dalam perayaan jahiliah ini dengan meninggalkan akidah islam.

Artikel lainnya;

Asal-Usul Valentine Day

Pandangan dan sikap remaja Islam terhadap Valentine Day

6 comments:

  1. Wuidih,,, mantep nih tulisan.. gue sejalur sama lu, gan. bukan karena gue jomblo, tapi karena gue masih sayang sama duit, :v :v solanya kalau ngerayainnya, bisa-bisa duit di bank tuh habis hanya untuk anak orang yang belum "Taarufan" sama kita... :v Salam Kenal, Capsule-Man

    ReplyDelete
  2. setuju gan, say no to valentine....budaaya orng kafir kok ditiru :3

    ReplyDelete
  3. bener banget nihh gan.. paling sebel aja gitu kalo ada orang yg ngerayain valentine.. padahal itukan bukan budaya kita gan..

    ReplyDelete
  4. Inget inget soal valentine,gue saranin agan baca Aisyah Putri:My Pinky Moments.Seru lho,tentang valentine itu :v Minat WM :v *malah promosi*

    ReplyDelete